3 Minggu Sebelum Lounching, Penerbit Allsysmedia Diskon Buku 100 Tokoh K3 Indonesia hingga 20%

3 Minggu Sebelum Lounching, Penerbit Allsysmedia Diskon Buku 100 Tokoh K3 Indonesia hingga 20%

Asia Globe
Sunday, July 17, 2022

Flyer promosi buku 100 Tokoh Keselamatan dan Kesehatan Kerja Indonesia (100 TK3I). oleh Allsysmedia 

Menjelang grand lounching buku 100 Tokoh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Indonesia, 17 Agustus 2022 mendatang, Penerbit Allsysmedia memberikan diskon harga khusus kepada pembaca hingga 20%.
Buku 100 Tokoh K3 Indonesia yang dibanrol Rp 220.000 dijual hanya Rp 180.000 selama masa pre-order (PO) hingga grand launching buku tersebut. 

"Kami memberikan diskon khusus untuk para peminat buku di Indonesia, sebagai kado HUT RI yang 77," kata staf pemasaran Allsysmedia, Pani Saputri dalam keterangan pers-nya Minggu, 17 Juli 2022 di Learnotel, MEgamendung Bogor. 


Allsysmedia adalah sebuah perusahaan penerbitan rintisan yang didirikan pada pertengahan 2021 silam, di Bogor. Pertama kali terbit bukunya 17 Agustus 2021 lalu, perusahaan ini langsung mencatatkan dua rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI), dengan penjualan bukunya yang berjudul 100 Anak Tambang Indonesia (100 ATI) sebanyak 17.845 eksemplar. 


Seakan sudah menjadi sebuah tradisi, penerbit ini, meski masih sangat muda, mengeluarkan buku baru mereka, yang bertemakan 'pahlawan sejati' Indonesia dengan judul 100 TK3I (Tokoh Keselamatan dan Kesehatan Kerja Indonesia). Disebut pahlawan sejati karena beberapa orang dalam buku 100 TK3I telah berjasa untuk perkembangan K3 di Indonesia dan menyelamatkan juta-an karyawan di Indonesia dari kecelakaan kerja tersebut.

Untuk mendapatkan buku 100 Tokoh K3 Indonesia dengan harga murah, silahkan order di sini

"Jika seseorang karyawan rerata punyai empat anggota keluarga saja, tinggal Anda kalikan saja dengan jumlah seluruh pekerja di Indonesia," kata Direktur Utama Allsysmedia, Alexander Mering usai menghadiri soft lounching buku di Kantor Pertamina Pusat beberapa waktu lalu. 


Mering membeberkan data BPS (pebruari 2021), untuk sektor formal jumlah pekerja Indonesia kurang dari 52,92 juta orang. Oleh karena itu Mering berani menjelaskan jika beberapa orang yang mengabdikan hidupnya untuk sektor K3 adalah pahlawan sejati. Pahlawan kata Mering berasal dari bahasa Sansekerta, yakni "phala", maknanya 'hasil' atau 'buah'. 


Maka kata dia pahlawan adalah orang yang berpahala, yakni yang tindakannya sukses dan bermanfaat untuk kebutuhan orang banyak. Itu sebabnya Mering berani mengatakan bahwa orang-orang yang sudah hidup dan mengabadikan hidupnya untuk K3 adalah pahlawan. Diluncurkannya buku 100 TK3I di sini kata Mering memiliki tujuan untuk memberi animo ke beberapa figur K3 Indonesia dan untuk mendokumentasikan sejarah K3 di Indonesia. Janganlah sampai beberapa angkatan muda, karya, dan pengalaman yang pantas disebutkan di sekitaran kita. Ia benar-benar percaya telah banyak pribadi atau baris orang dari beragam latar belakang dan karir yang berjasa di bagian K3.Tetapi sayang karena beragam kebatasan, Allsysmedia dan tim editor buku baru mengumpulkan 100 orang figur saja yang tapak jejak dan sejarahnya sukses bukukandan yang dicari .


Buku 100 TK3I ini kata Mering sebagai hasil kerja sama Allsysmedia dengan World Safety Organization (WSO) Indonesia dan Prosamera. Rilis besar buku yang diperkirakan pada 17 Agustus 2022, juga rencana mengingati HUT ke 77 Bangsa Indonesia.


Dengan begitu ini ke-2 Allsysmedia melakukan rilis besar buku terbitannya, di mana pada peringatan 17 Agustus 2021 lalu Allsysmedia mengeluarkan buku 100 Anak Tambang Indonesia yang cukup fantastis dan mencatat 2 Rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).


"Buku ini kami sembahkan secara eksklusif ke mereka yang sudah mempertaruhkan waktu, tenaga, dan pemikiran mereka untuk perkembangan K3 Indonesia sepanjang ini. Kalianlah pahlawan sejati Indonesia!" tandas Mering penuh semangat.


Secara terpisah, Editor khusus buku 100 TK3I , Hasanuddin, menjelaskan jika buku ini selainnyaberisi riwayat K3 di Indonesia menyuguhkan cerita dan pengalaman 100 orang figur K3 yang turut serta menulis buku itu.


Salah seorang figur dalam buku dengan tebal xxxi + 716 halaman itu, yakni Dr. dr. H. Suma'mur Prawira Kusumah, Msc, SpOK menceritakan kisah hidupnya yang lebih dari 60 tahun mengurusi K3 Indonesia. Suma'mur pilih kesehatan sebagai spesialisnya , dan dia tidak mengikuti jejak beberapa rekannya yangumumnya pilih jadi dokter spesialis.


Atas pengabdiannya pada K3 Indonesia, Suma'murmendapatkan gelar Bapak K3 Indonesia. Sayang 2 hari sebelum rilisbuku yang dikerjakan di Jakarta Suma'mur meninggal menyusul kita menghadap Tuhan Yang Maha Esa. Ada pula cerita Ekie Keristiawan, si pemadam kebakaran (fire fighter) dari Jakarta yang menulis tentang kisah hidupnya saat menemukan dua jasad sedang berangkulan dalam sebuah rumah kontrak yang terbakar di Jakarta.


Ekie tahu 2 orang terakhir yang menjadi korban itu adalah pemilik dan penyewa rumah kontrak itu. Saat sebelum terjadi kebakaran , ke-2 nya sempat berkelahi karena pemilik rumah meminta uang sewa. Pemilik membunuh sang penyewa dan bunuh diri dengan membakar rumah kontrakannya itu.


Menurut Hasanuddin ada beberapa cerita yang lain tidak hanya mengharu birukan hati pembaca , tapi juga kaya catatan riwayat perubahan K3 di Indonesia. Maka dari itu kedatangan buku 100 TK3I ini diharap bisa penuhi rasa dahaga beberapa prestasi dan akademik saya yang memerlukan beberapa data dan riwayat K3 di Indonesia. Di mana katanya ,diundang-undangkannya UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja jadi


UU pada 12 Januari 1970, perubahan K3 Indonesia sampai saat ini tumbuh cukup pesat. Ini bisa dibuktikan dengan munculnya beberapa program studi K3 di beberapa perguruan tinggi di Indonesia.


"K3 datang sebagai sisi yang penting dalam riwayat di beberapa bidang industri di Indonesia. Karenanya terbitnya buku 100 TK3I ini juga penting maknanya dalam perubahan riwayat K3 di Indonesia," tutur Hasanuddin.


K3 Indonesia sekarang ini kata Hasanuddin jauh lebih bagus dibanding zaman 1970-an dan 1980-an. Dari tangan 100 figur dalam buku 100 TK3I ini, K3 di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup signifikan.


Hasanuddin yang adalah anggota World Safety Organization (WSO) Indonesia dan seorang mantan wartawan ini masih mengutarakan masalah kecelakaan kerja di Indonesia jadi PR bersama, karena itu matiarkan nya buku 100 TK3I ini menjadi satu di antara usaha untuk menumbuhkan kesadaran dengan memperhatikan seluruh pihak begitu keutamaan membuat budaya K3 di Indonesia. Hasanuddin menjelaskan angka kecelakaan kerja di Indonesia masih lumayan tinggi. Tahun 2020 kecelakaan dalam negeri sejumlah 2 1,28% atau 221.740 kasus dan bertambah sekitar 5,65% atau 234.270 peristiwa pada 2021. "Berdasar data BPJS Ketenagakerjaan, sebagian besar kecelakaan yang dirasakan di lokasi kerja dan terjadi setiap hari jam 06.00 sampai 12.00. Selainnya menyebabkan , cukup banyak yang usai dengan kematian.